Selasa, Desember 16, 2008

JUST GLAD 2 B HERE AGAIN

Alhamdulillah, I’m here again, in my lovely hometown. Actually I’m kind of sad cause I’m away again from my husband. We’re separated again. But that’s ok… cause I’m fine and I think I can handle all those loneliness things………

Sejak berada di negeri Kanguru Australia, hingga kemarin seminggu di Bogor dan akhirnya sekarang di kantor, saya masih merasa sangat termotivasi untuk berbuat sesuatu, menyangkut pekerjaan saya, to make a positive different (even just small different). Tapi saya benar - benar bingung harus mulai dari mana. Karena kebingungan itulah maka saya putuskan saja untuk memulainya dari menulis lagi di blog ini, hitung - hitung come

Back setelah lama tidak posting.


saya mulai saja dengan rendezvous mengulang kembali masa - masa di australia, sambil ngeliat lagi foto - foto selama disana. Meskipun ada kejadian - kejadian yang membuat perasaan tidak nyaman karena selisih paham dll, but I think I miss all of my ALAF friends. Kebersamaan selama 7 minggu, somehow, telah merangkai berbagai kenangan yang pasti akan saya simpan dalam satu ruang khusus dalam memory saya (mudah - mudahan saya tidak akan lupa karena teman- teman memilih saya sebagai yang paling "pelupa")

he he he he


Dan akhirnya saya ingat tulisan saya waktu pertama kali nyampe di

Melbourne, here it is ……………………………….


Aussie diary

08.30 Akhirnya setelah perjalanan yang sangat melelahkan selama ± 8 jam dari Jakarta, kami tiba juga di bandara Tullamarine Melbourne. It’s a desperate moment karena ini adalah pengalaman pertama saya ke Australia, so here I am Melbourne, just great to be here. Kami langsung disambut oleh cuaca yang sangat dingin (at least for me) dan antrian pemeriksaan yang sangat melelahkan. Selama ± 1,5 jam kami berdiri menunggu dalam barisan antrian untuk pemeriksaan barang. Orang – orang disini rupanya ramah juga meskipun ada juga yang memandang saya dengan pandangan aneh (mungkin karena saya berjilbab). Petugas pemeriksa itu memanggil kami dengan sebutan sister dan brother dan mengucapkan ‘assalamualaikum’. Setelah itu kami langsung ke Quest apartment yang berada di 43 Londsdale St, dengan ‘Murray Bus’. Dan dimulailah aktifitas yang menandakan bahwa kami datang dari ‘kampung’, tapi tetap saja menyenangkan untuk dilakukan yakni FOTO – FOTO.

Dan sampailah kami di Quest Apartment dan langsung disambut oleh resepsionis yang bicara inggris tapi dengan aksen India (I think). Kami diberi kamar masing – masing satu tapi akhirnya saya sekamar berdua dengan mba Fathonah (LPMP Kalsel). Masing – masing kamar punya 1 master bed, lemari pakaian, Toilet, dapur dan ruang tamu. It’s lovely karena kamar saya langsung menghadap ke jalan Londsdale. Saya langsung masak indomie karena lapar euy.

13.00 Kami langsung jalan – jalan (sekali orang kampung tetap orang kampung), cari internet karena diapartemen mahal. Kami main sebentar diinternet cafĂ© (but I couldn’t catch my husband) trus jalan lagi dan kami singgah di sebuah took cellular dan membeli nomor baru ‘yes optus’, dan akhirnya kami belanja di 7 eleven (supermarket kecil sekelas alfamart) tapi cuman belanja telur sama madu. Everything is expensive euy, tapi kami sangat berharap akan janjinya pak Muce bahwa keperluan hidup selama disini (terutama makan) akan ditanggung oleh pihak ACER.

16.30 Kami balik lagi ke apartemen. Saya langsung mencoba menemukan arah kiblat dengan google earth dan akhirnya…. Tudda………. Saya berhasil menemukan arah kiblat, dan langsung sholat. Setelah itu kami hanyalah orang – orang yang sangat kecapean dan langsung terkapar di tempat tidur masing – masing.